Langsung ke konten utama

CARA SETTING ACCESS POINT TP-LINK


  1. Siapkan Access Point(AP), pasang bagian-bagiannya seperti, antena, kabel LAN, adaptor.
  2. Buka “Open network and Sharing Center”,ubah Ipv4 dengan IP yang se-kelas dengan IP pada AP.
  3.  Pasangkan kabel LAN pada komputer/laptop untuk mengkonfigurasi AP.



  4. Buka Web Browser, kemudian ketikan alamat IP yang tertera pada AP tersebut pada address bar. Misal, alamat IP 192.168.0.254
                
           
  5. Anda akan diminta memasukkan username dan password.
                         
  6. Klik next
  7. Kemudian akan muncul tampilan seperti berikut.Pilih Access Point>>Next

  8. Pilih “No Security” pada opsi berikut ini.


  9. “Enable” pada DHCP Server.Kemudian IP Address ubah menjadi 172.16.0.1
         
  10. Klik save

  11. Kemudian secara otomatis AP akan merestart.

  12. Setelah restart selesai,buka kembali “Open Network and Sharing Center” dan ubah IPv4 dengan IP 172.16.0.3 dan isikan subnet masknya.Kemudian pada Web Browser tulis alamat IP 172.16.0.1 pada Address Bar. Kemudian anda diminta memasukkan username dan password.

  13. Pilih Network, pada Type ubah menjadi Static IP kemudian IP Address172.16.0.1.Subnet mask pilih other mask dan isikan 255.255.255.192.Pada gateway isikan 172.16.0.62.Kemudian “save”

  14. Kemudian AP akan merestart.

  15. Setelah itu pilih DHCP

  16. Pada DHCP  Server “enable”.Pada Start IP Address isikan 172.16.0.2 dan End IP Address  isikan 172.16.0.10.Isikan 172.16.0.62 pada gateway dan untuk Primary DNS isikan 8.8.8.8 dan Secondary DNS 8.8.4.4. Pilih save

  17. Kemudian AP akan merestart dan konfigurasi selesai.

  18. Ganti sambungan LAN di AP dengan Internet yang akan digunakan.
                                    
  19. Kemudian temukan nama AP dan coba untuk browsing.
     

  20. Inilah hasilnya
         

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STANDARISASI EIA

STANDARISASI EIA DAN MAC ADDRESS 48 BI T        A.     EIA 568A dan EIA 568B             EIA merupakan sinonim atau kepanjangan dari Electronic Industries Alliance dan TIA merupakan sinonim atau kepanjangan dari Telecommunication Industry Association. Maksud dari arti EIA/TIA adalah merupakan standarisasi internasional stuktur kabel untuk telekomunikasi. Kabel yang paling sering kita temui adalah jenis UTP, SFTP.               Banyak yang menganggap EIA/TIA hanyalah standart untuk kabel jenis ethernet padahal EIA/TIA lebih global untuk telekomunikasi termasuk transfer voice suara (PABX).           1.       568B - 568A 568B merupakan urutan urutan kabel twisted pair, dalam hal ini kabel UTP atau SFTP.         ...

PENGEMBANGAN KURIKULUM

Pendidikan, Kurikulum, dan Pembelajaran Konsep kurikulum erat kaitannya dengan Pendidikan dan Pembelajaran. Pendidikan dalam mencapai tujuannya tentulah memiliki proses atau tahapan yang harus dilakukan. Proses itulah yang disebut dengan Pembelajaran. Namun dalam pembelajaran pun tidak bisa serta-merta langsung dilakukan. Tentunya harus memiliki landasan, strategi, kesesuaian dengan isi pendidikan yang hendak disampaikan. Hal inilah yang akhirnya mendorong pembuatan dan pengembangan kurikulum sebagai landasan, strategi dan kesesuaian antara isi dan proses pembelajaran. Kaitan antara Pendidikan, Kurikulum, dan Pembelajaran dapat dilihat pada table berikut Teori Pendidikan Kurikulum Teori  Belajar Pend. Teknologi Subject Matter Kognitif Pend. Pribadi Kompetensi Behavior Pend. Klasik Humanistik Humanistik Pend. Interaksional Rekonstruksi social ...
KONSEP KURIKULUM Kurikulum secara etimologis terdiri dari kata “curir” dan “curere” . Curir artinya pelari dan Curere adalah tempat berpacu / jarak. Ditinjau secara sejarah, dulu konsep kurikulum dipakai dalam olahraga, seperti atletik. Namun jika dikaitkan dengan konsep pendidikan maka dapat diistilahkan bahwa kurikulum adalah “jarak atau tahapan yang harus ditempuh oleh peserta didik untuk mencapai garis finish (gelar, tujuan pembelajaran).” Beane dkk (1991) mendefinisikan kurikulum menjadi 4 bagian, yaitu ; 1) kurikulum sebagai produk, 2) kurikulum sebagai program, 3) kurikulum sebagai tujuan terencana, 4) kurikulum sebagai pengalaman belajar. Setiap konsep kurikulum yang disampaikan Beane dkk di atas memiliki peranan masing-masing di pendidikan. 1.       Kurikulum sebagai Produk Artinya, kurikulum memiliki bentuk yang konkret yang mampu diamati seperti dokumen, sebagai hasil kerja dari suatu kelompok 2.       Kurikulum ...